cara mengembalikan dat yang hilang

Cara Mengembalikan Data Yang Hilang – Data merupakan salah satu komponen penting dalam sebuah kehidupan manusia. seringkali kita ingin mengambil sebuah data yang sudah terhapus setelah di instal ulang maupun setelah dihapus karena sebuah virus. Nah disini ane akan sedikit memberikan informasi tentang cara mengembalikan data yang hilang. semoga informasi tentang cara mengembalikan data yang hilang bisa berguna untuk semua orang.

Cara Mengembalikan Data Yang Hilang

Cara Mengembalikan Data Yang Hilang Dengan PC Inspektor File Recovery

  • Siapkan media penyimpanan / storage yang datanya terhapus atau terformat yang datanya ingin dikembalikan
  • Download PC Inspektor File Recovery dari sini kebetulan yang saya pakai versi 4.0 (anda tidak usah kawatir software ini free alias Gratis kok) saya menggukan software ini karena kelebihannya yaitu mendukung sistem file FAT 12/16/32 dan NTFS. Feature yang baru diantaranya mencari partisi secara otomatis walau boot sector atau FAT telah dibuang atau rusak, recover file dengan waktu dan tanggal yang asli, mendukung saving dari recovered files dalam network drives dan recover file walau header entry adalah no
  • Install program tersebut di computer anda dengan menjalankan file setup dari file yang sudah anda download. (gampangnya tinggal tekan Next terus menerus pokoknya jangan tekan tombol Back. Kalo ketemu finish tekan aja. Mudah kan…!!)
  • Nah, sekarang kita mulai proses recover alias mengembalikan data yang hilang karena terformat tadi.
  • Jalankan PC-inspector kemudian pilih bahasa dan klik tombo centang (V)
  • Pilihlah type recovery sesuai dengan yang dibutuhkan pilih dulu drivenya kemudian klik centangnya
  • Pilih drive yang mau di recover
  • Simpan data yang ingin di kembalikan seperti semula

Cara Mengembalikan Data Yang Hilang Dengan Recuva

Jalankan applikasi Recuva setelah menginstallnya dari Start Menu – Programs – Recuva

Pilih drive dimana file anda telah didelete kemudian klik tombol Scan, tunggu sampai proses pencarian file selesai.

Pilih file yang ingin restore dan klik tombol Restore. Sebelum restore periksa dahulu status file tersebut, warna hijau (excellent) menandakan file tersebut dapat dikembalikan tanpa masalah, kuning (poor) ada beberapa cluster file yang sudah tertimpa dengan file lain, merah (unrecoverable) file sudah tertimpa dengan file lain dan tidak bisa untuk dikembalikan.

Pilih lokasi file akan disimpan, sebaiknya pilih lokasi drive lain untuk menjamin keutuhan data. (tapi infoteknologi sudah mencoba dengan drive yang sama, dan tidak pernah mengalami masalah)

Memilih lokasi file akan direstore di Recuva

Peringatan di Recuva saat restore file

Bila berhasil maka akan ada notifikasi bahwa file sudah direstore ke lokasi yang telah anda tentukan sebelumnya.

Tampilan setelah merestore file yang terhapus

Catatan mengenai software Recuva:

Dapat ‘mengembalikan file yang terhapus’ dari media dengan format partisi NTFS, FAT 32, dan FAT 16. Tidak mendukung format partisi Linux (ext3 dan ext4)

Mampu mengembalikan / restore file yang terhapus di Recycle bin, delete manual dengan shif + del, file yang terhapus otomatis oleh program (contoh program uninstall), data yang hilang karena kerusakan harddisk atau flashdisk, dan juga data yang terhapus di drive network.

Untuk memperbesar rasio keberhasilan mengembalikan file yang terhapus / didelete, sesegera mungkin restore file yang terhapus karena semakin lama jangka waktunya besar kemungkinan file tersebut sudah tertimpa oleh file lain dan tidak dapat direstore.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s